Jombang – Mempercantik desa dengan
berbagai hiasan dan kegiatan bersih-bersih sudah menjadi kebiasaan Masyarakat
Indonesia ketika mendekati perayaaan Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik
Indonesia. Berbagai kegiatan gotong royong sudah menjadi pemandangan umum
disaat-saat tersebut. Mulai dari kerja bakti membersihkan lingkungan RT
masing-masing sehingga lingkungan RT tersebut tampak bersih, asri, dan cantik.
Mengecat gapura untuk mempercantik tampilan ikon desa dan dusun sebagai wajah
pertama yang akan terlihat. Terakhir pemasangan hiasan merah putih untuk
memeriahkan tampilan jalanan desa sekaligus menambahkan rasa nasionalisme dalam
diri masyarakat. Desa Kudubanjar pun tak lepas dari tradisi ini di Ulang Tahun ke-81
NKRI saat ini.
Pada hari Minggu, 19
Juli 2026 masyarakat di Dusun Kudu, Desa Kudubanjar sudah mulai melakukan
gotong royong mengecat kembali gapura di dekat balai desa. Kegiatan ini diikuti
oleh beberapa bapak-bapak yang mengecat secara bersama dan ibu-ibu menyediakan
konsumsi seperti gorengan dan kopi. Kegiatan ini dimulai pada pagi hari jam
setengah enam pagi, dimulai dengan membersihkan pohon disekitar gapura untuk
memudahkan proses pengecatan selanjutnya, lalu dilanjutkan dengan mengecat
bagian dasar gapura hingga ke bagian atas dan sela-sela kecil oleh bapak-bapak.
Disela-sela proses pengecatan datang bantuan dari ibu-ibu berupa kopi dan teh
sebagai konsumsi penyemangat bapak-bapak. Proses pengecatan ini selesai padan
siang hari dan hasilnya sudah dilihat sekarang.
Gapura yang berada di
samping Balai Desa Kudubanjar saat ini sudah tampak cantik berkat hasil
kerjasama antar warga disekitarnya. Sebelumnya gapura tersebut terlihat kumuh
dengan warna cat dominan putih, tetapi warnanya sudah memudar menjadi keabuan
karena lapuk diterpa hujan dan kering. Saat ini warnanya diubah menjadi dominan
hijau terang sebagai warna dasar dan hitam sebagai warna sekundernya, warna
emas pun hadir sebgaia aksen warna untuk bagian sela-sela kecil dan tulisan
tanggal 17 Agustus 45” dan 17 Agustus 89”. Lingkungannya pun terlihat lebih
asri karena pohon lebat disekitarnya telah dipotong sehingga pemandangan gapura
tersebut menjadi lebih luas untuk dipandang. Seperti itulah penampakan gapura
yang menjadi salah satu wajah hasil gotong royong warga Desa Kudubanjar.